Archive for the ‘Tulisan Indonesia’ Category

Hari Persahabatan

Sunday, August 1st, 2010

Teman, dengan kalian aku berjalan

Persahabatan dengan kalian
Buatku merasa aman

Kawan, tanpa kalian aku kelalapan
Tanpa kalian, tak bisa kulawan
Godaan sialan yang ada di kanan

Kita semua sekawan
Tak takut pada lawan

Inilah sebuah tulisan
Yang bisa kuberikan
Untuk kalian
Wahai Kawan dan Teman

Biarkan aku menyimpan
Kumpulan kenangan
Yang takkan terlupakan

“Selamat hari persahabatan”
~Adrian Siaril

OBOR

Monday, July 19th, 2010

Inilah si raja telor
Yang dahulu tukang bor
Uangnya sudah tekor
Kerjanya cuma molor

Ia ingin beli motor
Malah dimakan aligator
Hingga sisa kolor
Yang terbakar oleh kalor

kontribusi : Alvin Daniswara

Hati-Hati

Monday, July 19th, 2010

Ini mantannya Melati
Namanya Jatu Jati
Bapaknya seorang pedati
Ibunya pencuri hati

Sifatnya tiada bakti
Hidupnya tanpa arti
Sudah minta cuti
Malah curi roti

Ia ribut dengan senopati
untuk curi keris sakti
Hingga ditusuk belati
dan masuk ke peti

kontribusi : Alvin Daniswara

Botak lawan Kotak

Wednesday, May 19th, 2010

Serentak kita teriak
Teriak sampai serak
Serak keluar reak

Lihat kontak botak dan kotak
Serempak jitak palak
Si botak lempar kotak
Si kotak balas dengan katak
Si botak jitak palak kotak
Si kotak panggil orang batak

Kita lanjut minum arak
Lagi botak makan salak
Telak-telak biji salak
Botak jitak palak batak
Batak keselak biji salak
Hingga serak hati si kotak
Karna rambut jadi pitak

Si lihai

Tuesday, April 20th, 2010

Bila dia selesai
Ayo kita mulai
Ambil toples selai
Oleskan pada petai

Lalu pergi ke pantai
Untuk sekedar bersantai
Duduk didalam balai
Menunggu untuk dibelai

Orang tak berperangai
Akan segera dibantai
Oleh para batosai
Dengan pedang berantai

Mari lihat partai
Dengan simbol perisai
Boleh juga teratai
Tapi jangan sampai hentai

Ayo Saling mencintai
Bukan saling mengatai
Berdansalah di lantai
Janganlah ditandai

tentang Reinat

Tuesday, April 20th, 2010

Reinat memang keparat
Wajahnya penuh jerawat
Badannya kelewat berat
Sifatnya buaya darat
Dipenuhi oleh hasrat

Bapaknya tukang kawat
Ibunya seorang pegulat
Jadilah anaknya gawat

Hidupnya kelewat melarat
Makanannnya kutu bangsat
Sampai kulitnya  berkarat
Karna kawin sama perawat

Ia musuh bapak Arsat
Karena kalah adu silat
Hingga bercumbu dengan lalat
Dan mati di barat

Lelah sudah berdebat
Tak pernah mau diralat
Dia orang jahat
Dirinya takkan selamat
Dari hukum keramat

Syair pesisir

Thursday, April 15th, 2010

awalnya saya mau bwt pantun untuk lomba cleenreef.com , tapi saya lupa kalau pantun itu ritmenya harus A-B-A-B !! Kesimpulannya selama ini saya tak pernah berhasil bikin satu pantun pun karena ritmenya sama semua ! OMG. Jadi ini syair tentu tidak memenuhi syarat perlombaan dan lebih baik dipublikasikan sekarang saja. Pantun aslinya sendiri sudah dikirim dan akan saya publikasikan bila perlombaan telah selesai.

Terlihat di sisi tabir

Bayi kecil telah lahir

Ayo semua kita bersyair

Agar bersih para pesisir

Tetua miskin si fakir

Dengan rajin menancap ajir

Ini bukan sekedar afair

Cintai dan hargai tetes air

Nasib diri selalu terusir

Telah putus harapan tahir

Di detik detik terakhir

Berhargalah tiap-tiap butir

STELA WANDA

Wednesday, April 7th, 2010

Setelah dosa lahir

Telah ternoda manusia

Elakkan itu !

Lelah sudah kita kalah

Allah memakluminya

Walau kita menyerah

Allah tak pernah marah

Namun janganlah lengah

Diri kita hanya setengah

Apapun itu siap berpasrah

Ilahi

Thursday, March 18th, 2010

Suami dan istri

Simbol kasih Allah

Cintanya abadi

Tak boleh terpisah

Dirimu Kini

Thursday, March 18th, 2010

Berjuta makhluk di bumi

Tak menyaingi keindahanmy

Karna tiap helai rambut =mu

Lebih indah dari semua itu

Kecantikanmu memaksa hati ini

Menghasilkan bulir cinta untukmu

Tiap butir air di bumi

Berisikan cintaku padamu

Wajahmu terukir di langit biru

Namamu terukir di setiap langkahku

Jiwamu dan jiwaku selalu

Tanpa mengenal waktu